Tuesday, January 16, 2007

Cuci Mata di Medan dan sekitarnya

Note: Excuse me for my global readers worldwide, I'm gonna use Bahasa Indonesia for few postings about my short trip to Medan last week. Hope you don't mind. Only two postings, I swear.


Yap, ini adalah lanjutan dari cerita perjalanan saya yang kemarin. Memang aktivitas utamanya adalah ziarah, tapi bukan itu yang akan saya ingin bagikan disini. Sebaliknya, saya malah lebih suka menceritakan kejadian-kejadian lain diluar aktivitas utama itu, karena justru disitulah ditemukannya hal-hal menarik dari perjalanan ini.

Rute yang saya tempuh dari-kampung-ke-kampung memakan waktu yang cukup lama dan membosankan. Jadi hampir sepanjang jalan itu saya habiskan waktu dengan tidur, hehehe.

Setelah selesai dengan aktivitas utama, hari-hari terakhir saya di Medan diisi dengan wisata malam keliling kota Medan dan sekitarnya.




  • Kesawan Square
Keisar pernah menonton tentang tempat ini di TV, jadi dia mengajak saya dan Andrew untuk melihat-lihat daripada mengurung diri di rumah. Kesawan Square ini terletak di Jl. Ahmad Yani, formatnya seperti tempat nongkrong malam kali yah, mirip seperti kawasan malam Menteng di Jakarta. Disini 1 jalan ditutup dan 'disulap' jadi food fest. Bukanya hanya malam hari, karena siang hari banyak toko-toko yang berjualan disana, dan katanya sih tidak setiap malam Kesawan Square ini dibuka untuk umum.

Makanan yang ditawarkan sangat bervariasi dalam bentuk stand makanan seperti masakan kari India, Chinese food, martabak mini, nasi campur, masakan vegetarian, roti bakar, sampai shabu-shabu! Ada juga Cairos Kings yang menawarkan sheesha yang harganya sama dengan Jakarta; rata-rata 35 ribu. Selain stand makanan, ada juga restoran TIP TOP yang sudah berdiri sejak 1934.

Selain makanan, kawasan ini juga menyediakan fasilitas hiburan seperti karaoke dan nonton bola gratis. Peralatan karaoke seperti TV ukuran 17inch, CD player, mikrofon, dan speaker dibawa dalam sebuah mobil bak tertutup besar. Cuma yang 'berani malu' yang mau nyanyi ditengah keramaian seperti ini! Kalau mau nonton bola bareng, disediakan layar seperti kalau mau nonton layar tancep, dengan banyak kursi tentunya.

  • Merdeka Walk
Wisata malam ini diberi nama Merdeka Walk karena letaknya disamping Lapangan Merdeka. Kawasan ini terdiri dari tenda-tenda putih yang atasnya lancip seperti tenda sirkus yang juga menawarkan beragam jajanan. Konsepnya kira-kira seperti Cihampelas Walk di Bandung. Makanannya lebih komersil dibanding Kesawan Square, jadi kalau malam-malam lagi ngidam KFC, bisa berkunjung kesini. Tersedia pula playground untuk anak-anak bermain.

Merdeka Walk mungkin lebih banyak diminati karena konsepnya yang terkesan eksklusif dan glamor. Buktinya banyak sekali lampu warna-warni yang kerlap-kerlip ditempel pada pohon-pohon besar di sekitarnya. Papan namanya juga oke. Karena sponsornya banyak kali yah?

  • Taman Lily Suhairy - Food Court
Selain dua wisata malam diatas, ada juga food court Taman Lily Suhairy. Saya tidak ingat nama jalannya, tapi konsepnya adalah stand-stand makanan yang berkumpul jadi satu di sebuah hall besar (indoor). Disini tersedia juga playground untuk anak-anak. Tempat ini menjadi tempat favorit umat Muslim karena (barangkali) makanannya yang telah dicap halal.


Selain tempat-tempat nongkrong tadi, di perjalanan yang sempat nyasar beberapa kali, saya menemukan sebuah jam besar yang mungkin bisa dibilang Big Ben-nya Medan. Jam Gadang, itu sebutan Keisar pada jam yang ada di Jl. Gatot Subroto ini.

Pesawat boeing 737-400 dengan nomor penerbangan JT 387 membawa saya pulang kembali ke Jakarta. Dan entah kenapa, saya merasa enjoy dan tidak takut seperti ketika saya pergi sebelumnya meskipun ada sedikit turbulensi udara yang saya alami beberapa kali. Mungkin lezatnya makan malam di pesawat membuat saya lebih tenang sekaligus kenyang, hehehe.

18 comments:

  1. Hold on girl!

    What
    is
    that
    language
    you're
    speaking
    of?

    Is
    that
    even
    a
    language?

    Do
    you
    understand
    the
    word
    that
    is
    coming
    out
    of
    my
    keyboard???

    ReplyDelete
  2. aku pernah ke medan, panas dan banyak calo di bandara.

    ReplyDelete
  3. roomate saya orang medan dan suka dengan Merdeka Walk, jadi pengen kesana juga nih, aku diajak dia kapan2. thanks infonya

    c u

    ReplyDelete
  4. Hahaha.. Devi di-protes banyak readernya karena posting in Bahasa. :)

    BTW, enaknya yang jalan-jalan ke Medan. Saya sendiri belum pernah dan mendambakan bertualang ke sana kapan-kapan. :) :)

    ReplyDelete
  5. @indrapr: DEFO! I'm sure I won't try to make another post within Bahasa unless I have a good explanation. *sigh*

    ReplyDelete
  6. Wah di medan ada jam gadang? di padang juga ada yah...

    *blom pernah ke sumatera.. apalagi ke medan.. jadi pengen..*

    ReplyDelete
  7. Hm saya belum pernah ke Padang tuh, Fan hehe jadi kurang begitu tahu bentuk Jam Gadang seperti apa. Liburan akhir tahun ini aja Fan ke Sumatera, hehe..

    ReplyDelete
  8. Jadi lapar dan pengen jalan-jalan :D

    ReplyDelete
  9. i was in medan at the end of the year :)

    ReplyDelete
  10. @tucker:
    That
    language
    is
    Indonesian...

    Pretty
    cool
    to
    see
    Latin
    alphabet
    be
    used
    in
    an
    Asian
    language,
    huh?
    :p

    @devi: nice trip, wish I could have two durians on my own (and other delicacies to loot as well)

    ReplyDelete
  11. @tucker: makanya gih belajar bahasa indonesia biar bisa gaul sama orang indo, masak taunya cuma english doang. :p

    @devi: sorry ya.. minta ijin.. ngomentari itu si tucker, dia juga gak ngerti kan apa yang diomongin.. ;)

    btw
    devi dimarahin/diprotes ya ama readers yang pake english, ok keep blogging in english ya, biar ada duta2 blog indonesia for the whole world.

    oleh2nya mana? :p

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. horas bah...
    abis hujan, datang air bah...

    duh, asiknya bisa jalan2....

    *btw, blogmu dah aku link di blogku...tambahiin juga blogku di sini donk...thx...hihihi...*

    ReplyDelete
  14. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. @fahmi: hehe iya2 uda dilink balik. sampe 4x postingnya..ck ck ck..makasih ya da mampir, sempet ilang link nya fahmi, jd ga sempet mampir2 lagi deh :D untung ketemu hehehe

    ReplyDelete
  17. Blog Anda bagus.

    Silahkan kunjungi blog saya:

    http://www.kios-online.tk/

    Thanks,
    jualskripsi@gmail.com

    ReplyDelete
  18. tahun berapa jalan ke medan..
    kok jajanan malam di kesawan nggk ada lagi yah...
    hhehehe

    ReplyDelete

Remember to always include your name and e-mail address to get personal reply. Constructive comments are more than welcome. And for the HATERS, thanks for the page hit!